
Thursday, May 28, 2009
William Bill Gates atau lengkapnya William Hanry Gates adalah tokoh dunia yang fenomenal dan memiliki misteri, namun demikian tokoh yang satu ini sampai saat ini masih exist dalam menjalani perannya sebagai sang tokoh, dirinya tahu bahwa ia benar-benar tokoh dan pelaku, dan orang lainpun juga faham dengan hal itu.
Jika dalam benak anda mulai muncul pertanyaan “apa hubungannya dengan paragraph yang ini?”, maka disinilah Anda akan mulai menelisik ada apa dibalik kesuksesan Bill gates.. Baiklah…
Mari kita baca cerita selanjutnya..
Bill Gates terlahir dikota Seatle di kawasan Washington, pada tanggal 28 Oktober ’55. setelah selesai pada sekolah dasar, bill muda melanjutkan sekolah di kawasan Lakeside. Dalam masa-masa SMA Bill Gates telah memiliki bisnis Micro-komputer untuk systemasi traffic jalan raya. Dan bisnis ini telah mampu memberinya penghasilan yang cukup dimasa ia remaja, sehingga pada suatu hari tibalah hari apes Bill Gates, ketika sebuah perusahaan lain telah mengumumkan penemuan traffict light (pengatur lalulintas) yang automatis, bahkan penemuan itu saat ini dapat hidup dengan tenaga surya.. (upps maaf.. melewati batasan..)
kembali pada paragraphnya Bill Gates.., pada suatu senja Bill yang morilnya telah lemas ini, berjalan tanpa pemikiran yang pasti karena telah kehilangan sumber pengisi dompetnya.. dalam ke-sempoyong-annya itulah sang Bill ini melewati bak-sampah yang ternyata didalamnya beberapa menit lalu Xerox Corp. baru membuang softwarenya.. tertarik dengan kemasan yang di buang cuma-cuma inilah Bill Gates membawa software Xerox tersebut ke lab. Universitas Harvard untuk diketahui source code-nya.
Ketika itulah dikepala Bill Gates timbul pertanyaan “ada apa dengan Xerox, kok tega betul membuang source code yang begini handal?” cari-mencari tahu ternyata software yang dibuat Xerox tersebut tidak dapat diaplikasikan untuk system opearasi Xerox copier.
Setelah sang Bill menguji terkait kemungkinan adanya “probabilitas” terhadap source code tersebut, dengan segera Bill melakukan penawaran untuk membeli software Xerox yang mangkrak tersebut agar setelah itu dapat di-patent-kan.. Nhaaach saudara.. setelah nego demi nego di lakukan Bill dan Xeroc sepakat dengan transaksi tersebut dengan acuan bahwa Bill Gates akan selalu mencantumkan source code Xerox dalam produk-produk Microsoft… Jika anda ingin mengakses buktinya? Silakan Buka
Explorer >> Partisi Windows (C:) Program Files/Xerox.
Setelah dipoles dengan bahasa yang disebut BASIC, maka terlahirlah operating system yang bergelar Microsoft Data Operating System (MSDOS), sedang cara paling mudah untuk mengakses Command line MSDOS berikut langkah mudahnya..
>> start >>program >> run >> cmd >> cd.. cd.. C:\
Jika anda ingin menguji HDD anda dengan C: prompt tuliskan command line berikut:
C:\chkdsk (enter) maka proses pemeriksaan HDD akan berjalan jika HDD Anda dalam kondisi sehat wal’afiat atau sebaliknya.. Jadi begitulah sejarah panjang yang dialami William Henry Gates untuk tetap eksis sampai saat ini..
Terimakasih….(copy from : http://www.bazif.co.cc)
Waktu / Jam
Hari & Tanggal
Pesan Warga Banaran
Penerjemah 12 bahasa
Daftar Isi :
- Administrator Blog Desa Banaran (1)
- Afrika Selatan Menjelang WC-2010 (1)
- Ahmadi mewakili Kelompok Tani (1)
- Amaliah Gus Dur (1)
- Anggaran Pilkades (2)
- Bakar Jagung di Hongkong (1)
- Bersepeda dengan KH Qosim (1)
- Bill Gates dan Xerox (1)
- Bintang Baru Mart (1)
- dan Menteri (1)
- Demo di Hongkong (1)
- Demokrasi mahal ? (1)
- Denmark (1)
- Foto di dalam Ka'bah (1)
- Foto DN dan LN (1)
- HBH WBC (1)
- Hikmah membaca Al-Qur'an (1)
- Instalasi Biogas (1)
- Ir. Sukarji (1)
- Jadwal Piala Dunia 2010 (1)
- JAHE - Tanaman Obat (1)
- Kades Banaran 1975-1990 (1)
- Kecintaan Ukasyah kepada Rasulullah SAW (1)
- Kelompok Tani Mardi Mulyo (1)
- Khittah Ekonomi Kerakyatan NU (1)
- Kiyai Gaul (1)
- Kyai Sahal Mahfudh dan Gus Mus Hadiri Ta'aruf PBNU (1)
- Lomba Desa (1)
- Masjid Nabawi (1)
- Masjid Pertama akan Dibangun di Copenhagen (1)
- Menukar Rupiyah dengan Riyal (1)
- MM (1)
- Para Kades/Lurah Banaran (1)
- Pertanian (1)
- Pertanian sebagai Landasan Ekonomi (1)
- Pesan Gus Dur (1)
- Pilkades Banaran (1)
- Poligami Rasulullah (1) (1)
- Poligami Rasulullah (2) (1)
- Pramex dan MJ (1)
- Presiden (1)
- Rumah Nabi (1)
- Rumah Paling Utara (1)
- Seragam Panitia (1)
- SMP Terbuka (1)
- SP2010 (1)
- UU Lalin 22/2009 (1)
- Wapres (1)
Bill Gates dan Xerox
Ahmadi, mengharumkan desa Banaran
Pada kunjungan Presiden 18-1-2010 di Ngawi, ketika kelompok tani diwakili oleh Ahmadi untuk menerima bantuan Gubernur Jatim, rasanya ikut seneng dan bangga juga. Sayang sekali temu wicara kelompok tani yang diwakilinya dengan Presiden SBY ditiadakan. Semoga Kelompok Tani Mardi Mulyo yang dia ketuai makin maju dan bermanfaat bagi anggota khususnya dan bagi desa Banaran pada umumnya. Amin.
Renovasi Masjid Nabawi senilai 36 Jembatan Suramadu

Keelokan dan keindahan Masjid Nabawi Al-Munawaroh sangat menakjubkan.
Pernahkah Saudaraku menghitung berapa jumlah kubah yang bergerak ?
Berapa banyak tiang penyangga Masjid yang Mewah, Anggun, dan Kokoh itu ?
Marilah kita simak bersama :
1. Kubah bergerak 27 buah
2. Emas yang digunakan untuk ornamen 68 kg
3. Tiang di lantai dasar 2.174 buah
4. Tembaga yang digunakan 1.600 ton
5. Tiang di basement 2.554 buah
6. Luas basement 79.000 m2
7. Tiang di lantai atas (sath) 550 buah
8. Tangga bergerak (eskalator) 4 buah
9. Tangga biasa 18 buah
10. Berat satu pintu kayu 2,5 ton
11. Kamera pengawas di dalam/ luar masjid 543 buah
12. Luas halaman masjid 235.000 m2
13. Halaman yang berlantai granit berwarna 45.000 m2
14. Halaman yang berlantai marmer putih 195.000 m2
15. Kedalaman pondasi 5,4 m
16. Luas maqshuroh selatan 100 x 5 m
17. Panjang terowongan untuk instalasi pipa AC 7 km
18. Lebar terowongan 6,10 m
19. Tinggi terowongan 4,10 m
20. Luas pusat pembangkit listrik dan AC 70.000 m2
21. Luas Area parkir mobil dibawah halaman mengitari masjid di selatan, barat dan utara 290.000 m2
22. Daya tampung area parkir mobil 4.444 bh
23. Jumlah menara 10 buah
24. Tinggi menara 72 m 2 buah
25. Tinggi menara 104 m, tinggi hilal 6 m, berat 4,5 ton 6 buah
26. Menara utama 44,53 m 1 buah
27. Menara di Babus Salam setinggi 38,85 m 1 buah
28. Jumlah kran ruangan bawah tanah 4 lantai untuk wudlu 6.000 buah
29. Jumlah kamar mandi / WC 2.000 buah
30. Perluasan Saudi I dan bangunan al Majidi seluas 16.326 m2 28.000 org
31. Perluasan Saudi II lantai dasar seluas 82.000 m2 167.000 org
32. Perluasan Saudi II lantai atas seluas 67.000 m2 90.000 org
33. Halaman untuk sholat seluas 135.000 m2 250.000 org
34. Total daya tampung 535.000 org
Sumber:
Sejarah Madinah Munawarah, Dr.Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Al-Rasheed Printers, Madinah, 1426 H.
Berapa biaya yang dikeluarkan ?
Sungguh fantastis biaya memperluas masjid menjadi 82.000 m2 tahun 1414 H yang meliputi bangunan-bangunan terdahulu sebesar RS 72,2 M atau kurang lebih Rp.180 triliun.
Iniliah proyek perluasan paling besar sepanjang sejarah Masjid Nabawi.
Bandingkan dengan Jembatan Suramadu sepanjang 5,4 km membutuhkan waktu pembangunan selama 6 tahun menelan biaya kurang dari Rp. 5 triliun.
Subhanalloh, Alhamdulillah, Allohu Akbar, segala puji hanya untuk Alloh swt.
Semoga menambah keimanan kita. Amiiin.
Pesan Gus Dur

Ada 3 pesan Gus Dur yang disampaikan oleh Mbak Yenny untuk kita semua pada peringatan 7 hari meninggalnya almarhum di Tebu Ireng Jombang yaitu :
1. Setiap perbuatan harus ikhlash
2. Selalu mencari ilmu pengetahuan dan menyempurnakan akhlaq
3. Menegakkan keadilan dan membela kebenaran
Pesan ini berlaku untuk semua bangsa Indonesia bahkan dunia tanpa membedakan suku, agama, dan golongan.
Burj Dubai

Burj Dubai tinggi menjulang 800 meter dengan 160 lantai atau setara 6 kali tinggi Monas di Jakarta. Burj Dubai dilengkapi dengan 57 lift tercepat di dunia yang mencapai 64 km/jam. Reuters/Ahmed Jadallah. Gedung ini akan memiliki 1.044 apartemen, 49 lantai ruang kantor serta Hotel Giorgio Armani. Reuters/Mosab Omar. Luas total bangunan mencapai 330.000 meter persegi. Proyek prestisius ini mengalahkan Menara Taipei 101 di Taiwan. AFP/Karim Sahib (detiknews 5-1-2010)
Kereta Api Pramex dan Madiun Jaya (MJ)

Bepergian dari Yogyakarta (Yk) ke Madiun (Mn) dengan menggunakan mobil pribadi, Kereta Api Sancaka, atau dengan bus bukanlah hal baru. Tetapi dengan menggunakan Kereta Api Pramex (Yk-Solo) kemudian dilanjutkan dengan MJ (Slo-Mn)adalah suatu hal baru. Untuk route Mn-Yk, dapat menggunakan MJ (Mn-Slo) dilanjutkan dengan Pramex (Slo-Yk). MJ berangkat dari Stasiun Madiun jam 05.30 WIB. Untuk Slo-Yk tidak ada masalah karena ada lebih 6 kali sehari untuk Pramex dan terakhir jam 19.00 WIB.
Untuk route Yk-Mn, kita harus naik KA Pramex yang berangkat dari Stasiun Tugu jam 06.30 atau berangkat dari Stasiun Lempuyangan jam 06.40. Tiba di Stasiun Balapan Solo kira2 jam 07.55, kita turun di sini dan membeli tiket KA MJ, masih ada waktu kira2 20 menit menunggu keberangkatan KA MJ ke Madiun pada jam 08.15. Ongkos tiket Yk-Mn adalah 21 ribu rupiah, yaitu tiket Pramex 9 ribu rupiah dan tiket MJ 12 ribu rupiah.
Dalam hal ini tidak ada yang istimewa, biasa saja, kecuali hal ini adalah perjalanan perdana Yk-Mn menggunakan Pramex dan MJ. Tetapi saya teringat ketika naik kereta di luar negeri seperti di Kuala Lumpur, Singapore, Munchen, Zurich, Genewa, Wina, Paris, dan beberapa kereta di kota-kota Eropa. Ada kesamaan meskipun tidak persis, yaitu keretanya bersih, nyaman, toilet bersih, tertib, bebas pengamen dan pedagang asongan, meskipun tanpa pendingin ruangan (AC) tetap nyaman. Asesoris di dalam gerbong kereta juga tidak kalah dengan kereta di manca negara. Pokoknya sudah memenuhi standard internasional.
Baiklah mungkin kereta sudah memenuhi standard internasional, tetapi menurut pengamatan saya penumpangnya masih perlu pembinaan, perlu ditingkatkan kualitasnya. Masih ada penumpang yang membuang sampah sembarangan, tidur di kursi, dan sebagainya. Ini perlu waktu dan kita harus yakin bahwa meskipun pelan tapi pasti penumpang kereta api akan meningkat kualitasnya. Insya Allah, Amin.
Keterangan foto :
Kiri Atas : KA Pramex di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta.
Kanan Atas : Di dalam gerbong KA Pramex.
Kiri bawah : KA MJ di Stasiun Balapan Solo.
Kanan bawah : Di dalam gerbong KA MJ.
Rumah Paling Utara

Rumah paling utara di desa Banaran adalah rumah almarhum Pak Hasyim dan sekarang dikontrak oleh Pak Djiono yang dipakai sebagai Toko Material. Lokasinya berbatasan dengan desa Klorogan dan terletak di sebelah utara kanal. Harga material di toko ini relatif lebih murah, apalagi kalau membeli keramik, beberapa orang mengatakan bisa lebih murah daripada toko Keramik di Madiun kota. Silahkan coba !.
Ada apa di dalam Ka'bah
Jangankan untuk masuk ke dalam Ka'bah, untuk mencium hajar aswad saja sangat sulit, memerlukan kesabaran dan perjuangan mental dan phisik. Untuk ibu2 disarankan melihat dari jauh saja, karena sangat berat dan resikonya malah berdosa. Misalnya saya pernah melihat seorang ibu nekad sampai terlepas jilbabnya juga sebagian mukenanya, ini sama dengan membuka aurat di depan ka'bah, berdosa !, na'udzubillahi min dzalik.
Subhanalloh walhamdulillah, saya mendapat sebuah foto di dalam ka'bah dari seorang teman (foto di atas). Untuk masuk ka'bah adalah suatu mission impossible. Keluarga Presiden Suharto pernah diijinkan oleh Raja Fath masuk ka'bah. Kalau kita cukuplah melihat fotonya.... (kiriman : Purwanto)
Rumah Petak Milik Nabi

Kamis, 19 November 2009 | 13:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Bersujud di depan makam Nabi Muhammad SAW rasanya seperti tersedot magnet raksasa. Ada rasa haru yang mengiris-iris. Bukan kesakralan makam itu yang membuat banyak orang--termasuk saya--sesenggukan. Bukan pula tawaran pahala yang dijanjikan bila salat di Raudah--wilayah antara makam Nabi dan mimbar khutbah di Masjid Nabawi--yang membuat tubuh ini lunglai. Tapi, bayangan betapa sederhananya rumah Nabi itulah mata kami sembab.
Makam itu persis ada di rumah Nabi dulu. Rumah yang mungil. Bahkan, rumah tipe 21 pun masih lebih luas dari rumah Nabi. Ukurannya mungkin sama dengan rumah-rumah petak yang ada di Jakarta. Rumah itu kini masuk dalam bagian Masjid Nabawi dan hanya ditutup ukiran kayu. Di dalam rumah itu ada makam Nabi, Abu Bakar dan Umar bin Khattab.
Nabi yang diagungkan itu--bahkan para malaikat pun tak henti membaca shalawat untuknya--ternyata hidup jauh dari standar sederhana. Tak ada AC atau penghangat saat angin dingin membekukan Madinah. Tak ada kasur empuk atau spring bed. Tak ada sofa mewah atau kursi ukiran yang melingkar-lingkar. Tak ada kemewahan seperti yang ditawarkan Electrolux, King Koil, Panasonic, Avanza, atawa Lexus. Juga tak ada keindahan seperti yang disodorkan Dolce & Gabbana, Gucci.
Umar pernah minta izin menemui Nabi SAW. Ia melihat beliau sedang berbaring di atas tikar kasar terbuat dari pelepah Tamar. Sebagian tubuh Nabi tampak berada di atas tanah. Dia juga cuma berbantalkan pelepah kurma. Umar pun menangis.
"Mengapa engkau menangis?" Nabi bertanya. Umar menjawab, "Bagaimana aku tidak menangis. Tikar ini membuat bekas pada tubuhmu. Engkau ini Nabi Allah dan kekasihNya. Kekayaanmu hanya yang aku lihat sekarang ini. Sedangkan Kisra dan kaisar lainnya duduk di singgasana emas dan bantalnya sutera".
Mungkin ingatan cerita ini membuat tubuh saya dan orang-orang di sekitar saya menggigil dan menangis. Teringat garis-garis bekas pelepah di pipi Nabi. Lalu melayang lagi percakapan Nabi dan Umar.
Nabi pun menasehati Umar, "Mereka (kaisar dan orang kaya) telah menyegerakan kesenangannya. Itu akan cepat berakhir. Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan yang nantinya kita pakai untuk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dengan dunia adalah seperti orang yang bepergian pada musim panas. Sejenak berlindung di bawah pohon, kemudian berangkat dan meninggalkannya. "
Kata Nabi lagi, sisakan kesenangan di dunia ini untuk bekal akherat. Dalam sepekan, tahanlah nafsu, lapar dan haus, paling tidak dua hari. Lakukan shaum senin-kamis. Dua puluh empat jam sehari, sisakan waktu satu-dua jam untuk sholat fardlu dan membaca al-Qur'an. Delapan jam waktu tidur, buanglah barang 15 menit saja untuk sholat tahajud.
"Celupkan tanganmu ke dalam lautan," ujar Nabi Saw ketika sahabat yang bertanya tentang perbedaan dunia dan akherat. "Air yang menempel di jarimu itulah dunia. Sisanya adalah akherat".
Bayangan cerita itu semakin membuat kami ini tak sanggup mengangkat kepala dari sujud di depan makam Nabi. Duh Gusti, ampuni kami.
Agar Tak Buntung Saat Menukar Rupiah ke Riyal

Informasi ini dapat dipakai oleh jama'ah haji tahun depan, karena jama'ah tahun ini sudah di tanah suci, bahkan saat ini mereka sudah mempersiapkan wuquf di Arafah.
Selasa, 27 Oktober 2009 | 16:57 WIB, TEMPO Interaktif, Jakarta: Menukar uang untuk bekal pergi haji ke Arab Saudi itu gampang-gampang susah. Kalau tak hati-hati bisa-bisa kita terbentur pada harga Riyal yang mahal. Saat ini normalnya, satu Riyal setara dengan Rp 2.540. Namun, saat musim haji seperti sekarang ini di money-changer biasanya mencapai satu Riyal = Rp 2.700 atau bahkan Rp 3.000. Bagaimana agar kita mendapatkan kurs Riyal yang murah?
1. Usahakan tukar tidak dekat musim haji. Semakin dekat musim haji, maka akan semakin mahal kurs Riyal
2. Kalau terpaksa menukar di musim haji, tukarlah Rupiah di Indonesia, bukan di Arab Saudi. Di Arab harga satu riyal bisa setara dengan Rp 3.000 sampai Rp 3.300. Di Tanah Suci biasanya kursnya lebih mahal kecuali kita bisa menukar ke sesama jemahaan haji dengan "harga pertemanan."
3. Hindari menukar uang di embarkasi atau di bandara keberangkatan. Kurs satu Riyal biasanya sudah mulai tinggi sekitar Rp 2.700 hingga Rp 3.000 bahkan bisa lebih.
4. Lebih baik menukar di money changer besar, bukan agen di jalan-jalan.
5. Beberapa jemaah haji yang pintar mereka menukar rupiah dengan pergi ke bandara Soekarno Hatta di Terminal kedatangan TKI. "Di sana kursnya dua bulan sebelum haji bisa murah, hingga Rp 2.500," kata seorang jemaah haji.
6. Bila terpaksa menukar Rupiah di Tanah Suci, akan lebih murah bila kita menukar dengan sesama jemaah haji yang sudah akan pulang ke Indonesia. Mereka biasanya akan banting harga karena berpikir lebih baik bawa pulang rupiah ketimbang Riyal.
Selamat berburu Riyal.BS
Pesan Warga Banaran
Profile Desa Banaran
- Desa Banaran
- Madiun, Jawa Timur, Indonesia
- Banaran adalah sebuah desa di Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Secara geografi sebelah utara dan timur berbatasan dengan desa Klorogan Kecamatan Geger, sebelah selatan dan tenggara desa Bangunsari Kecamatan Dolopo dan sebelah barat desa Singgahan Kecamatan Kebonsari. Dulu ketika kita menyebut Banaran, maka orang akan mengira Banaran yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Ngawi Jatim dengan Kabupaten Sragen Jateng (sekitar Mantingan). Bagi yang sering bepergian Yogyakarta-Semarang, maka antara Magelang-Semarang ada coffee terkenal milik PTPN dengan nama Banaran Coffee. Sekarang mungkin sudah berubah seiring dengan berkembangnya masyarakat dan desa Banaran.